Sambangdesa.com / Cirebon - Di tengah upaya memperkuat ekonomi pedesaan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terus menunjukkan peran sentral dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat. Dua BUMDes di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yakni BUMDes Munjul Berkah di Desa Munjul dan BUMDes Wangkelang Berkah Sejahtera di Desa Wangkelang, menjadi contoh nyata keberhasilan tata kelola yang profesional dan akuntabel.
Selama tahun 2025, BUMDes Munjul Berkah berhasil menyumbang PADes sebesar Rp60 juta dan mengelola aset usaha hingga Rp1,9 miliar. Direktur BUMDes Munjul Berkah, Iin Tuslani, menekankan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari keterbukaan informasi, tertib administrasi, serta dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah desa.
“Alhamdulillah, dalam satu tahun kami sudah mampu memberikan kontribusi PADes sebesar Rp60 juta. Saat ini kami juga fokus pada pengembangan aset usaha seperti pembangunan kandang kambing, kandang ayam, perkebunan jagung, dan perkebunan pakan ternak,” ujar Iin pada Selasa (13/1/2026).
Beberapa unit usaha yang dikelola meliputi layanan internet desa, BRI Link/Samsat desa, sektor peternakan, dan perkebunan. Dengan pengelolaan yang semakin profesional, BUMDes Munjul Berkah optimistis akan terus meningkatkan kontribusi ekonomi bagi desa.
Musyawarah Desa (Musdes) terkait tata kelola dan laporan pertanggungjawaban BUMDes rutin dihadiri oleh perwakilan masyarakat, lembaga desa, unsur terkait, serta kuwu dan pemerintah desa. Partisipasi aktif seluruh elemen dianggap menjadi kunci keberhasilan BUMDes Munjul Berkah.
Kuwu Desa Munjul, Chaerudin, menyatakan kebanggaannya atas kinerja BUMDes, khususnya dalam hal transparansi dan tata kelola administrasi. “Kinerja pengurus BUMDes sudah terlihat nyata manfaat dan perkembangannya,” ujarnya. Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama dan komitmen seluruh pengurus yang mengutamakan kepentingan umum serta pengembangan desa.
BUMDes Wangkelang Berkah Sejahtera: PADes dan Manfaat Sosial
Keberhasilan serupa juga dicapai oleh BUMDes Wangkelang Berkah Sejahtera di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Tidak hanya meningkatkan PADes, BUMDes ini juga menyalurkan manfaat sosial kepada masyarakat.
Direktur BUMDes Wangkelang Berkah Sejahtera, Dada Dasman, menuturkan bahwa dukungan sumber daya manusia yang kompeten menjadi faktor utama keberhasilan lembaga ini. “Keberadaan BUMDes berjalan sangat baik, salah satunya melalui layanan penyaluran air bersih setara PAM kepada masyarakat. Saat ini jumlah pelanggan sudah mencapai sekitar 450 sambungan,” jelasnya.
Selain air bersih, BUMDes Wangkelang juga dipercaya mengelola program ketahanan pangan desa, seperti penggemukan sapi dan penanaman jagung pipil. Program-program ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan nilai tambah bagi desa.
BUMDes Wangkelang Berkah Sejahtera juga berperan aktif dalam pembangunan sosial, termasuk membantu pembangunan masjid desa dan memenuhi kebutuhan sosial lainnya. Dada Dasman mengajak seluruh masyarakat untuk terus menggali dan mengembangkan potensi lokal demi mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.
Kunci Keberhasilan: Transparansi dan Kolaborasi
Keberhasilan kedua BUMDes ini menegaskan pentingnya tata kelola yang transparan, kolaborasi berbagai pihak, dan inovasi berkelanjutan dalam memajukan ekonomi desa. Dengan dukungan masyarakat, pemerintah desa, dan pengelolaan yang profesional, potensi lokal dapat dioptimalkan hingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan bersama.
Pengalaman BUMDes Munjul Berkah dan Wangkelang Berkah Sejahtera membuktikan bahwa desa dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi dan sosial jika dikelola dengan baik. Pencapaian ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan memperkuat kemandirian melalui kolaborasi, transparansi, serta pemanfaatan potensi lokal. Kini, saatnya seluruh elemen desa berperan aktif agar manfaat BUMDes semakin dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Social Footer