Sambangdesa.com / Pasuruan – Menikmati liburan sambil memetik buah segar langsung dari kebun kini semakin diminati oleh masyarakat yang mencari pengalaman wisata berbeda. Salah satu destinasi yang menawarkan sensasi tersebut adalah Taman ADN Firdaus, yang berlokasi di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Taman ADN Firdaus menghadirkan konsep agrowisata dengan membudidayakan ribuan pohon melon jenis Golden Kinanti. Tanaman ini dikembangkan di dalam green house berukuran 50 x 11 meter, mampu menampung sekitar 1.260 tanaman melon. Pengunjung dapat merasakan langsung pengalaman memetik buah, sekaligus menikmati pemandangan hijau yang menyejukkan.
Kepala Desa Sumbergedang, Niam Sovie, mengungkapkan bahwa budidaya melon Golden Kinanti di desa tersebut telah mengadopsi teknologi komputerisasi. Sistem ini memungkinkan pemantauan kebutuhan nutrisi dan irigasi tanaman melalui perangkat ponsel, sehingga proses perawatan bisa dilakukan secara presisi. “Dengan teknologi ini, risiko kesalahan perawatan dapat ditekan, dan panen dapat dilakukan pada waktu yang paling optimal,” ujar Niam, Rabu (21/1/2026).
Untuk memastikan keberhasilan budidaya, Pemerintah Desa Sumbergedang memberikan pelatihan kepada para pengelola. Pelatihan ini mencakup teknik hidroponik dengan sistem Smart Farming serta pelayanan wisata yang ramah pengunjung. Seluruh tanaman melon ditanam di atas lahan kas desa seluas enam hektare. Pemanfaatan lahan strategis ini merupakan hasil kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pertanian bernilai tambah.
“Banyak mahasiswa UMM yang terlibat dan memberikan kontribusi besar dalam keberhasilan budidaya melon Golden Kinanti di desa kami,” tambah Niam.
Melon Golden Kinanti dikenal memiliki rasa yang lebih segar, manis, dan tekstur yang renyah dibandingkan varietas melon pada umumnya. Tak mengherankan, harga jual melon ini di pasaran dapat mencapai Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Potensi ekonomi dari budidaya melon ini pun dinilai menjanjikan bagi masyarakat setempat.
Camat Pandaan, Timbul Wijoyo, menyampaikan harapannya agar Desa Sumbergedang terus berkembang menjadi desa mandiri dan sejahtera. “Kami berharap Desa Sumbergedang dapat menjadi pusat agrowisata produktif, memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan pengunjung. Kami mengundang semua untuk datang dan merasakan langsung pengalaman ini,” ujar Timbul Wijoyo.
Agrowisata petik melon di Taman ADN Firdaus bukan hanya menawarkan pengalaman wisata yang menyenangkan, tetapi juga menjadi contoh penerapan teknologi pertanian modern dan kolaborasi untuk pemberdayaan ekonomi desa. Dengan semangat inovasi dan partisipasi masyarakat, Desa Sumbergedang siap berkembang sebagai destinasi agrowisata unggulan di Pasuruan.
Social Footer