Breaking News

Kemajuan Desa di Pacitan Melonjak Tajam, Desa Mandiri Pacitan Capai Rekor Baru

Sambangdesa.com / Pacitan – Hampir seluruh desa di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, kini menyandang status Mandiri, menandai tonggak penting dalam pembangunan kawasan pedesaan. Data Indeks Desa (ID) tahun 2025 memperlihatkan bahwa dari total 167 desa, hanya empat desa yang masih berstatus Berkembang. Sementara itu, sebanyak 120 desa telah mencapai status Mandiri, dan 43 desa berstatus Maju.

Empat desa yang masih berstatus Berkembang antara lain Desa Sambong di Kecamatan Pacitan, Desa Ketroharjo di Kecamatan Tulakan, serta Desa Cangkring dan Desa Wonosobo di Kecamatan Ngadirojo. Sementara sisanya telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam berbagai aspek pembangunan.

Kemajuan pesat ini tercermin dari peningkatan jumlah desa Mandiri yang terus terjadi dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, terdapat 47 desa Mandiri di Pacitan. Jumlah tersebut melonjak menjadi 81 desa pada 2024, dan kembali meningkat hampir dua kali lipat menjadi 120 desa Mandiri pada 2025. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan sekitar 157 persen dalam kurun waktu tiga tahun.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Pedesaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan, Roni Arsanti, pencapaian ini merupakan hasil dari penilaian Indeks Desa yang komprehensif. Indeks ini tidak hanya menyoroti satu aspek, melainkan meliputi layanan dasar, kondisi sosial-ekonomi masyarakat, kualitas lingkungan, aksesibilitas wilayah, hingga tata kelola pemerintahan desa.

“Tidak ada lagi desa dengan status Tertinggal maupun Sangat Tertinggal di Pacitan,” ujar Roni Arsanti.

Ia menambahkan bahwa dominasi desa Mandiri menjadi indikator nyata kemandirian ekonomi desa serta peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat pemerintahan paling bawah.

Meski capaian ini membanggakan, DPMD Pacitan tetap memberikan perhatian khusus pada empat desa yang masih berstatus Berkembang. Upaya pendampingan dan pembinaan terus dilakukan untuk mendorong percepatan kemajuan mereka.

“Fokus kami meliputi penguatan ekonomi pedesaan, optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), serta peningkatan kapasitas aparatur desa,” jelas Roni.

Pencapaian Kabupaten Pacitan dalam meningkatkan status desa menjadi Mandiri menunjukkan keberhasilan strategi pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Dengan komitmen pada pendampingan dan pembinaan, pemerintah daerah berharap seluruh desa dapat segera menikmati hasil pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Transformasi desa di Pacitan menjadi contoh inspiratif bagi kawasan lain di Indonesia yang tengah berupaya memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakatnya.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close