Breaking News

BUMDes Sungai Iliran Indragiri Hilir Perkuat Ekonomi Desa

Sambangdesa.com / Indragiri Hilir - Di tengah upaya memperkuat kemandirian ekonomi lokal, sebuah desa di Kabupaten Indragiri Hilir mengambil langkah strategis dengan mengubah cara pandang terhadap ketahanan pangan.

Pemerintah Desa Sungai Iliran, Kecamatan Gaung Anak Serka, tidak lagi sekadar menyalurkan bantuan, melainkan membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Melalui Anggaran Tahun 2025, desa ini mempercayakan pengelolaan program ketahanan pangan sepenuhnya kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Fokus utamanya kini tertuju pada pengembangan usaha ternak bebek petelur yang mulai menunjukkan hasil menjanjikan di awal tahun 2026 ini.

Langkah ini menandai pergeseran penting dari program yang bersifat sementara menjadi unit usaha produktif yang dirancang untuk jangka panjang.

Awal Menjanjikan di Dusun Suntung
Di sebuah lahan yang terletak di RT 11 RW 06, Dusun Suntung, aktivitas peternakan kini menjadi pemandangan baru. Junaidi, Ketua BUMDes Desa Sungai Iliran, menjelaskan bahwa inisiatif ini dimulai dengan pengadaan 250 ekor bibit bebek petelur.

Meski baru berjalan, produktivitas ternak mulai terlihat. "Alhamdulillah, saat ini bebek-bebek tersebut sudah mulai bertelur. Produksi harian kami terkadang mencapai sekitar 50 butir," ungkap Junaidi pada Jumat (2/1/2026).

Pemilihan lokasi di Dusun Suntung bukanlah tanpa alasan. Menurut Junaidi, lokasi tersebut dipilih setelah mempertimbangkan berbagai aspek krusial, mulai dari keamanan, kemudahan pengawasan, hingga dampak lingkungan agar tidak mengganggu pemukiman warga.

Untuk memastikan kesehatan dan produktivitas ternak, BUMDes menunjuk Asbullah sebagai penanggung jawab lapangan. Tugasnya mencakup perawatan intensif, mulai dari pemberian pakan yang terjadwal, menjaga kebersihan kandang, hingga memantau kondisi kesehatan hewan ternak secara rutin. Sentuhan personal dalam perawatan ini dinilai menjadi kunci keberhasilan awal program.

Transparansi dan Profesionalitas

Kepala Desa Sungai Iliran, Paisal, menegaskan bahwa pelibatan penuh BUMDes dalam program ketahanan pangan tahun 2025 adalah upaya untuk menciptakan profesionalitas. Ia ingin memastikan bahwa dana desa yang dikucurkan dapat berputar dan memberikan manfaat ekonomi nyata, bukan sekadar habis pakai.

“Tahun ini, saya memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada BUMDes. Tujuannya agar program ketahanan pangan ini berkesinambungan dan benar-benar membantu perekonomian masyarakat Desa Sungai Iliran,” ujar Paisal.

Paisal menambahkan, dengan manajemen yang transparan di bawah naungan BUMDes, diharapkan tercipta sistem pengelolaan usaha desa yang akuntabel. Hal ini penting agar keuntungan yang didapat nantinya dapat kembali ke desa dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Membangun Kemandirian Ekonomi
Program ternak bebek petelur ini diproyeksikan tidak hanya sebagai penyedia sumber pangan protein bagi warga, tetapi juga sebagai mesin ekonomi baru bagi desa. Dengan pengelolaan yang tepat, usaha ini diharapkan mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes) dan membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

Keberhasilan Desa Sungai Iliran dalam mengelola dana ketahanan pangan melalui BUMDes ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Indragiri Hilir. Ini membuktikan bahwa dengan perencanaan matang dan eksekusi yang disiplin, potensi desa dapat diubah menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.

Kini, tantangan selanjutnya bagi BUMDes Sungai Iliran adalah menjaga konsistensi produksi dan memperluas pasar, sehingga visi kemandirian desa benar-benar terwujud. Bagaimana menurut Anda, apakah model pengelolaan pangan berbasis BUMDes ini efektif diterapkan di desa Anda?

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close