Breaking News

Dr. Eric Hermawan: Pancasila Harus Menjadi "Filter" dan Pegangan Moral di Era Digital

eric hermawan, dpr ri, empat pilar mpr ri
Sumber: Pribadi
SAMBANGDESA.COM, SAMPANG – Anggota DPR RI, Assoc. Prof. Dr. Eric Hermawan, M.T., M.M., kembali menyapa konstituennya di Kabupaten Sampang dengan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika). Bertempat di Aula DPD Golkar Sampang, Selasa (9/12), kegiatan ini mengangkat tema krusial: "Pemahaman Ideologi Pancasila di Era Digitalisasi".

Di hadapan ratusan peserta yang didominasi oleh kader muda partai, mahasiswa, pegiat media sosial, dan tokoh masyarakat, Dr. Eric menyoroti fenomena disrupsi informasi yang kian masif. Menurutnya, derasnya arus digitalisasi membawa dua mata pisau; kemudahan akses informasi sekaligus ancaman degradasi nilai kebangsaan melalui penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan radikalisme online.

Dalam paparannya, Dr. Eric Hermawan menggunakan analogi yang menarik. Ia menyebut Pancasila harus menjadi "algoritma" dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di dunia maya.

"Di era di mana algoritma media sosial seringkali mengkotak-kotakkan kita dalam echo chamber (ruang gema) yang memicu polarisasi, Pancasila hadir sebagai pemersatu. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, harus menjadi filter kita sebelum membagikan informasi. Apakah jari kita digunakan untuk memecah belah atau justru merekatkan? Itulah ujian ideologi yang sesungguhnya hari ini," tegas Dr. Eric.

Legislator yang juga seorang akademisi ini mengingatkan bahwa transformasi digital tidak boleh mencabut akar budaya bangsa. Ia mencontohkan, nilai gotong royong yang merupakan intisari Pancasila, kini bisa ditransformasikan melalui gerakan filantropi digital atau crowdfunding untuk membantu sesama, bukan untuk saling menjatuhkan di kolom komentar.

Secara spesifik, Dr. Eric mengajak generasi muda Sampang untuk menjadi "Pendekar Digital" yang berkarakter. Ia menekankan bahwa masyarakat Madura yang dikenal religius dan menjunjung tinggi etika, tidak boleh luntur identitasnya hanya karena pengaruh budaya asing yang masuk lewat gawai.

"Saya ingin pemuda Sampang cerdas secara digital. Gunakan teknologi untuk mengangkat potensi ekonomi daerah, promosikan pariwisata dan produk UMKM Sampang ke pasar global. Jangan habiskan energi untuk perdebatan yang tidak produktif. Jadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai rem moral kita saat berselancar di dunia maya," imbuhnya.

Antusiasme Peserta Diskusi berlangsung hangat saat peserta menanyakan tantangan menjaga etika politik di media sosial menjelang tahun-tahun politik. Menanggapi hal itu, Dr. Eric menegaskan bahwa pendidikan politik berbasis nilai Empat Pilar adalah kuncinya.

"Aula DPD Golkar Sampang ini adalah rumah aspirasi. Melalui sosialisasi ini, saya ingin memastikan bahwa kader dan masyarakat kita memiliki imunitas mental yang kuat. Sehingga, sekeras apapun benturan opini di media sosial, persaudaraan sesama anak bangsa tidak akan goyah," jawab Dr. Eric.

Menutup kegiatan, Dr. Eric Hermawan membagikan buku materi Empat Pilar MPR RI dan mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan yang menyebarkan konten-konten positif dan menyejukkan di lingkungan masing-masing.[Mq]

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close