Breaking News

DPR RI Madura Eric Hermawan Sebut Madura Bisa Menjadi Kunci Kedaulatan Pangan Masa Depan Indonesia

dpr ri, madura, eric hermawan
Sumber: Pribadi
SAMBANGDESA.COM, PAMEKASAN – Anggota DPR RI, Assoc. Prof. Dr. Eric Hermawan, M.T., M.M., menegaskan bahwa masa depan ketahanan nasional Indonesia sangat bergantung pada kedaulatan pangan, dan Pulau Madura memegang peran strategis dalam peta jalan tersebut.

Hal ini disampaikan Dr. Eric saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di Gedung PKPRI Pamekasan, Senin (15/12). Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari kelompok tani, peternak, tokoh masyarakat, dan mahasiswa.

Dengan mengusung tema "Kedaulatan Pangan dan Kontribusi Madura bagi Masa Depan Indonesia", Dr. Eric mengajak masyarakat Pamekasan untuk memaknai nilai-nilai kebangsaan secara progresif.

Dalam paparannya, legislator Dapil Jawa Timur XI ini menjelaskan bahwa semangat mencintai NKRI hari ini harus diwujudkan dalam bentuk kemandirian ekonomi, khususnya di sektor pangan.

"Pancasila mengajarkan keadilan sosial. UUD 1945 Pasal 33 mengamanatkan kekayaan alam untuk rakyat. Maka, memperjuangkan kedaulatan pangan adalah implementasi nyata dari Empat Pilar. Indonesia tidak boleh selamanya bergantung pada impor beras, daging, atau garam. Dan di sinilah Madura harus mengambil peran utama," tegas Dr. Eric.

Dr. Eric menyoroti potensi besar Pamekasan sebagai salah satu sentra peternakan sapi dan pertanian jagung serta tembakau di Jawa Timur. Ia menyebut bahwa "Sapi Madura" dan komoditas lokal lainnya adalah aset kebangsaan yang harus diproteksi dan dikembangkan dengan teknologi modern.

Sebagai seorang akademisi, Dr. Eric memberikan pandangan strategis bahwa dalam dua dekade mendatang, pertarungan global akan bergeser pada penguasaan sumber daya pangan dan air.

"Saya melihat Madura, khususnya Pamekasan, bukan sekadar wilayah geografis, tapi sebuah 'raksasa tidur' yang menyimpan potensi menjadi lumbung pangan nasional. Kontribusi Madura bagi masa depan Indonesia sangat vital. Jika kita bisa mengelola sektor agromaritim kita dengan benar, Madura akan menjadi pilar penyangga utama stabilitas pangan republik ini," ujarnya dengan optimis.

Namun, Dr. Eric juga mengingatkan bahwa potensi tersebut membutuhkan syarat mutlak: persatuan dan stabilitas keamanan, sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Pamekasan untuk menjaga kondusivitas wilayah agar iklim investasi di sektor pertanian dan peternakan dapat tumbuh subur.

Sesi diskusi berjalan dinamis. Para peserta menyampaikan aspirasi terkait perlunya regulasi tata niaga yang lebih berpihak pada petani lokal, terutama terkait harga jual saat panen raya. Menanggapi hal itu, Dr. Eric berkomitmen untuk terus menyuarakan kebijakan pro-pertanian di Senayan sebagai bentuk tanggung jawab konstitusionalnya.

"Melalui sosialisasi ini, saya ingin menanamkan keyakinan bahwa menjadi petani dan peternak di Madura adalah tugas mulia menjaga kedaulatan negara. Mari kita siapkan generasi muda Pamekasan untuk mengelola kekayaan alam ini, bukan meninggalkannya," pungkas Dr. Eric. [MQ]

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close