Sambangdesa.com / Sukabumi - Di tengah upaya mendorong perekonomian desa, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sejahtera Bersama di Desa Cijalingan, Kabupaten Bandung, mengambil langkah strategis dengan mengembangkan budidaya bawang merah. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan warga, tetapi juga membuka peluang baru dalam sektor pertanian berbasis komunitas.
Bumdes Sejahtera Bersama, lembaga ekonomi milik Desa Cijalingan, memimpin pengembangan budidaya bawang merah yang kini menjadi komoditas unggulan. Melibatkan petani lokal secara langsung, program ini menyasar peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen, sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa.
Program ini didukung oleh pemerintah daerah dan sejumlah lembaga pendamping yang memberikan pelatihan teknis serta pendampingan secara berkelanjutan agar para petani mampu mengadopsi teknik budidaya modern dan ramah lingkungan.
Budidaya bawang merah di Desa Cijalingan mulai dikembangkan secara intensif sejak awal tahun 2025. Lokasi budidaya tersebar di lahan pertanian warga dengan kondisi tanah dan iklim yang mendukung pertumbuhan bawang merah berkualitas tinggi.
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera bersama Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan komitmennya dalam menggerakkan sektor pertanian yaitu Program Budidaya Bawang Merah, bertempat di Dusun Cijalingan Kp. Pingku RT 03 RW 07 Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.
Pengelolaan dilakukan secara kolektif dengan sistem kemitraan antara Bumdes dan petani, yang memungkinkan pembagian hasil secara adil dan peningkatan nilai jual produk di pasar lokal maupun regional.
"Program ini dikerjakan di lahan desa seluas 7000 meter yang dimanfaatkan untuk menanam bawang merah sebagai upaya menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Langkah ini dinilai sebagai terobosan positif dalam mengoptimalkan potensi desa, khususnya di bidang pertanian,” ungkap Misbahudin
Direktur Utama BUMDES Sejahtera
Bawang merah menjadi pilihan utama karena permintaan pasar yang stabil dan nilai ekonominya yang tinggi. Selain itu, budidaya bawang merah dapat memberikan pendapatan tambahan bagi petani sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia.
Inisiatif ini juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi ketergantungan pada komoditas impor.
Bumdes Sejahtera Bersama menerapkan teknik budidaya yang mengutamakan penggunaan pupuk organik dan pengelolaan hama terpadu untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan produksi. Pelatihan rutin diberikan kepada petani agar mampu mengatasi tantangan seperti perubahan iklim dan serangan hama tanaman.
Meski menghadapi beberapa kendala, seperti fluktuasi harga pasar dan cuaca yang tidak menentu, kolaborasi antara Bumdes, petani, dan pemerintah daerah terus memperkuat ketahanan usaha tani bawang merah ini.
Pengembangan budidaya bawang merah ini telah memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Produk bawang merah hasil budidaya telah mulai dikenal di pasar regional, membuka peluang ekspansi ke pasar yang lebih luas.
Pemerintah desa dan Bumdes berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ini melalui peningkatan infrastruktur pertanian dan akses permodalan, agar desa Cijalingan semakin mandiri dan sejahtera.
Inisiatif Budidaya Bawang Merah oleh Bumdes Sejahtera Bersama Desa Cijalingan menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan ekonomi desa dapat berjalan efektif melalui kolaborasi dan inovasi pertanian. Program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal.
Pengalaman Desa Cijalingan mengajak kita untuk merenungkan pentingnya pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal dan kerja sama komunitas.

Social Footer