Breaking News

Pulau Sekatung: Benteng Kedaulatan di Perbatasan

Pulau Sekatung, Pulau Kecil dengan Peran Strategis
Pulau Sekatung di Natuna berperan penting menjaga kedaulatan Indonesia. Berbatasan dengan Vietnam, Thailand, dan Malaysia, pulau ini jadi simbol pertahanan negara. / Foto: Ist. 
Sambangdesa.com / Kepulauan Natuna – Pulau Sekatung, salah satu pulau terluar Indonesia, terletak di Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Meskipun luasnya hanya sekitar 1,65 kilometer persegi, pulau kecil ini memegang peran besar dalam menjaga kedaulatan negara. Berada di Laut China Selatan, Pulau Sekatung memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan tiga negara, yakni Vietnam, Thailand, dan Malaysia.

Pulau ini merupakan bagian dari Kecamatan Pulau Laut di Kabupaten Natuna. Letaknya berdekatan dengan Pulau Laut yang memiliki ukuran lebih besar. Karena posisinya yang berada di perbatasan, Pulau Sekatung menjadi titik penting dalam menjaga batas wilayah Indonesia sekaligus berfungsi sebagai benteng pertahanan negara.

Pulau Sekatung berada di bawah pengawasan Koramil 08/Pulau Laut Kodim 0318/Natuna. Saat ini, pulau tersebut hanya dihuni oleh personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dan Angkatan Laut yang bertugas menjaga kedaulatan Indonesia. Mereka merupakan bagian dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Setidaknya 20 personel TNI secara aktif bertugas di Pulau Sekatung. Mereka melakukan patroli rutin untuk mencegah aktivitas ilegal, mulai dari pencurian ikan (illegal fishing), pencemaran laut, hingga kemungkinan penyelundupan narkotika dan perdagangan manusia. Selain itu, Pulau Sekatung juga menjadi salah satu titik dasar garis pangkal kepulauan Indonesia dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Hal ini menegaskan perannya sebagai bagian penting dari pertahanan negara.

Meskipun dikenal sebagai area strategis militer, Pulau Sekatung juga menyimpan keindahan alam yang memukau. Laut di sekitar pulau ini memiliki terumbu karang yang eksotis dan dihuni oleh berbagai jenis ikan kecil yang cantik. Potensi ini membuat Pulau Sekatung menarik sebagai destinasi wisata, meskipun akses ke pulau ini tidaklah mudah.

Untuk mencapai Pulau Sekatung, wisatawan dapat menggunakan dua jalur. Pertama, melalui perjalanan dari Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna, menuju Sedanau, ibu kota Kecamatan Bunguran Barat, menggunakan speedboat dari Pelabuhan Binjai. Perjalanan ini memakan waktu antara enam hingga sepuluh jam. Alternatif kedua adalah perjalanan langsung dari Ranai ke Pulau Sekatung menggunakan speedboat, meskipun durasi perjalanan tetap cukup panjang karena lokasinya yang terpencil.

Pulau Sekatung menjadi salah satu titik penting dalam konflik sengketa perairan di Laut China Selatan. Natuna dikenal sebagai wilayah dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, terutama minyak bumi dan gas. Namun, perairan Natuna juga beririsan dengan klaim nine-dash line atau sembilan garis putus-putus yang dibuat oleh Tiongkok di Laut China Selatan. Klaim ini dianggap bertentangan dengan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982 dan memicu protes dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Garis batas yang dibuat Tiongkok ini meliputi wilayah Natuna Utara milik Indonesia. Pemerintah Indonesia dengan tegas menolak klaim tersebut karena dianggap melanggar hukum internasional. Sebagai bentuk penguatan kedaulatan, Indonesia tetap melakukan eksplorasi minyak dan gas di Laut Natuna Utara melalui Pertamina East Natuna, sebuah proyek strategis yang bertujuan memperkuat ketahanan energi nasional.

Pulau Sekatung bukan hanya pulau kecil di perbatasan, tetapi juga simbol kedaulatan Indonesia. Keberadaan personel TNI di pulau ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk menjaga batas wilayah negara. Di sisi lain, potensi sumber daya alam dan keindahan alamnya menjadikan Pulau Sekatung sebagai aset penting yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bijak.

Di tengah tantangan sengketa wilayah di Laut China Selatan, Pulau Sekatung memainkan peran strategis dalam menjaga keamanan, pertahanan, dan kedaulatan Indonesia. Pulau ini mengingatkan kita bahwa meskipun kecil, perannya dalam membentuk identitas dan integritas bangsa sangatlah besar.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close