Breaking News

Panen Perdana Melon, BUMDes Bakung Tunjukkan Keberhasilan Dana Desa

Sambangdesa.com / Blitar – Dana Desa yang dikelola secara produktif kembali membuahkan hasil nyata di Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lancar Usaha Bakung sukses menggelar panen perdana melon dari program budidaya hortikultura berbasis green house yang didanai melalui Dana Desa tahun anggaran 2025.

Program budidaya melon ini didukung dengan anggaran sekitar Rp270 juta yang digunakan untuk membangun dan mengelola tiga unit green house di atas lahan sewa warga desa. Setiap green house berukuran 10,5 x 50 meter, dengan kapasitas tanam antara 1.100 hingga 1.200 pohon melon, sehingga total tanaman mencapai sekitar 3.300 pohon.

Menurut Direktur BUMDes Lancar Usaha Bakung, M Ainul Huda Alhaq, dari satu kali masa tanam, produksi melon diperkirakan mencapai 4 sampai 5 ton. “Jenis melon yang kami tanam adalah varietas Intanon dengan sistem pemupukan semi organik. Pengelolaan menggunakan green house memungkinkan pengendalian cuaca dan hama sehingga kualitas buah lebih terjaga dan produktivitas lebih optimal,” jelasnya.

Panen perdana melon ini disaksikan langsung oleh Bupati Blitar dan Wakil Bupati Blitar, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi desa melalui BUMDes. Program ini berlokasi di Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Program ini tidak hanya menghasilkan komoditas bernilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat desa melalui skema sewa lahan warga untuk pembangunan green house. Ini berarti BUMDes tidak hanya berorientasi pada keuntungan usaha, tetapi juga memperluas dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Kepala Desa Bakung, Muhammad Soib, menegaskan pentingnya pengelolaan Dana Desa secara terencana dan profesional. “Panen perdana ini menjadi tonggak awal. Target kami, BUMDes mampu tumbuh sebagai unit usaha yang berkelanjutan dan memberi kontribusi nyata bagi pendapatan desa maupun kesejahteraan warga,” ujarnya.

Panen perdana melon ini menandai transformasi pengelolaan Dana Desa dari sekadar belanja pembangunan menuju investasi ekonomi desa yang produktif. Dengan pengelolaan yang konsisten, Desa Bakung berpotensi berkembang menjadi sentra melon unggulan berbasis BUMDes di Kabupaten Blitar.

Harga jual melon dipasarkan dengan kisaran Rp18.000 hingga Rp19.000 per kilogram, disesuaikan dengan kualitas dan ukuran buah. Keberhasilan ini menjadi contoh nyata bagaimana Dana Desa dapat dimanfaatkan untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.

Keberhasilan panen melon BUMDes Lancar Usaha Bakung menunjukkan potensi besar Dana Desa sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal. Melalui kolaborasi yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah, desa dapat bertransformasi menjadi pusat produksi hortikultura yang produktif dan berkelanjutan. Kisah Desa Bakung mengajak daerah lain untuk mengoptimalkan Dana Desa demi kesejahteraan bersama.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close