Breaking News

Oknum Sekdes Digerbek di Rumah Perempuan, Klaim Sudah Nikah Siri

Oknum Sekdes Digerbek di Rumah Perempuan, Klaim Sudah Nikah Siri
Sambangdesa.com / Sampang – Seorang perangkat desa berinisial FR, yang diketahui menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Komis di Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, digerebek warga saat berada di rumah seorang perempuan berinisial LM. Insiden ini terjadi pada Rabu malam, 4 Februari 2026, sekitar pukul 22.30 WIB, di Jalan Kerinci, Kelurahan Rong Tengah, Sampang.

Ketua RT 2 RW 03 Kelurahan Rong Tengah, Prama Iriyanto Efendi, menyatakan bahwa penggerebekan tersebut berawal dari kecurigaan warga terhadap aktivitas FR yang sering keluar-masuk rumah LM selama beberapa hari terakhir. Warga mencurigai hubungan mereka yang dianggap tidak sesuai norma sosial setempat.

“Kami sudah lama memantau gelagat mereka. Warga khawatir hubungan itu dapat berdampak buruk pada masyarakat sekitar,” jelas Prama kepada media, Jumat, 6 Februari 2026.

Saat digerebek warga, FR dan LM mengaku telah menikah secara siri sekitar 15 hari sebelumnya di Surabaya. Namun, pengakuan ini tidak sepenuhnya meredakan keraguan warga. Mereka meminta pasangan tersebut untuk menikah ulang secara resmi dengan menghadirkan keluarga dan disaksikan oleh warga setempat agar tidak menimbulkan fitnah di kemudian hari.

“Untuk menghindari kesalahpahaman dan fitnah, warga meminta mereka dinikahkan kembali secara sah di hadapan pihak keluarga, warga, serta Babinsa,” tambah Prama.

Saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut, FR membantah bahwa dirinya telah digerebek oleh warga. Ia bersikeras bahwa kehadirannya di rumah LM bukanlah sesuatu yang salah, mengingat ia telah menikah secara siri dengan LM.

“Tidak ada penggerebekan. Saya sudah menikah dengan dia (LM), tidak ada masalah,” tegas FR kepada wartawan.

Hingga saat ini, belum ada informasi tambahan mengenai tindak lanjut permintaan warga terkait pernikahan ulang pasangan tersebut. Ketua RT setempat menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga ketertiban dan keharmonisan lingkungan.

Kasus ini mencerminkan pentingnya menjaga norma sosial di masyarakat yang dapat memengaruhi keharmonisan lingkungan. Warga berharap semua pihak dapat menghormati adat dan norma, terutama bagi tokoh masyarakat yang memegang jabatan publik. Semoga langkah yang diambil dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik dan menghindari potensi konflik lebih lanjut.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close