Breaking News

Dari Pinggiran ke Panggung Nasional, Desa Melung Raih Juara Desa Wisata Nasional

Sambangdesa.com / Banyumas – Tidak banyak desa yang mampu mengubah keterbatasan menjadi prestasi di tingkat nasional. Namun, Desa Melung, yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, berhasil membuktikan sebaliknya. Pada Kamis, 15 Januari 2026, Desa Melung dinobatkan sebagai juara pertama Desa Wisata Nusantara dalam Kategori I: Desa Sangat Tertinggal, Tertinggal, dan Berkembang.

Keberhasilan Desa Melung tidak terlepas dari konsep pembangunan desa wisata yang diusung sejak awal. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pagubugan Melung, Timbul Yulianto, menegaskan bahwa desa ini tidak hanya mengandalkan satu destinasi, tetapi mengintegrasikan seluruh potensi lokal.

"Desa Wisata Melung menggabungkan destinasi wisata alam Pagubugan, pelaku UMKM, seni budaya, serta Rumah Singgah Melung sebagai simbol toleransi masyarakat," jelas Timbul pada 21 Januari 2026. Pendekatan menyeluruh ini menjadikan Desa Melung sebagai contoh pengembangan desa wisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen Desa Melung dalam pengembangan wisata desa telah teruji secara konsisten. Desa ini tercatat tiga kali meraih prestasi di ajang nasional: masuk tujuh besar pada 2023, empat besar pada 2024, dan puncaknya menjadi juara pertama pada 2025.

Keberhasilan tersebut didukung oleh sejumlah indikator utama, seperti keberlanjutan pengembangan desa wisata, kelengkapan legalitas melalui Surat Keputusan BUMDes dan Pokdarwis, serta pengelolaan dana desa yang transparan dan seimbang. Inovasi dan tata kelola yang baik menjadi pilar utama kemajuan Desa Melung.

Salah satu daya tarik utama Desa Melung adalah pelestarian kawasan alamnya. Ikon wisata berupa kolam renang alami di area persawahan menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam secara langsung. Kawasan persawahan yang hijau dan asri menjadi nilai tambah sekaligus memperkuat citra Desa Melung sebagai destinasi ekowisata.

Keberhasilan Desa Melung juga tidak lepas dari partisipasi aktif warganya. Masyarakat setempat berperan penting, mulai dari menyediakan rumah sebagai homestay, mengelola UMKM secara mandiri, hingga terlibat dalam seluruh kegiatan pengembangan wisata. Kolaborasi ini tidak hanya mendorong kemajuan pariwisata, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.

Pemerintah Desa Melung menegaskan komitmennya untuk mempertahankan konsep wisata alam yang berkelanjutan. Menurut pernyataan yang diterima, wisata alam dinilai memiliki daya tahan jangka panjang dibandingkan wisata buatan yang cenderung mengikuti tren sesaat. Fokus pada pelestarian lingkungan menjadi strategi utama agar desa tetap diminati wisatawan tanpa mengorbankan keseimbangan ekosistem.

Desa Melung adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi, inovasi, dan komitmen terhadap pelestarian alam dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat desa. Raihan prestasi nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk berprestasi. Kisah Desa Melung menginspirasi banyak desa lain untuk menggali potensi lokal dan membangun masa depan yang lebih baik.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close